jakarta.– Perayaan besar 212 di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Selasa (2/12), meninggalkan banyak sampah.
Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat, Slamet Riyadi, menyebutkan bahwa Reuni Akbar 212 menghasilkan sisa sampah sebanyak 26,43 ton.
“Jenis limbah yang diangkut beragam, namun sebagian besar berupa limbah plastik,” ujar Slamet Riyadi di Jakarta, Rabu (3/12).
Slamet menjelaskan bahwa 600 petugas gabungan dari daerah di luar Jakarta Pusat dikerahkan untuk membersihkan sampah.
Rincian jumlahnya adalah 150 petugas dari Jakarta Pusat, 75 dari Jakarta Barat, 75 dari Jakarta Utara, 75 dari Jakarta Selatan, 75 dari Jakarta Timur, serta 150 dari Unit Pelaksana Sub-Sistem (UPS) Badan Air.
“Selama kegiatan pembersihan, petugas mengumpulkan total 26,43 ton sampah berbagai jenis setelah acara,” ujar Slamet.
Di sisi lain, Kasie Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya serta Beracun (PSLB3) Sudin LH Jakarta Pusat Aditya Surya menyampaikan bahwa pihaknya mengirimkan beberapa armada untuk mengangkut limbah.
Di antaranya ialah 20 truk pengangkut sampah, 20 kendaraan pembersih jalan, enam truk tangki bersih, serta enam truk pengangkut air limbah.
Selain itu, pihak terkait juga mengirimkan 13 kendaraan lintas, 22 bus toilet, serta menyediakan 600 kantong plastik.
“Hanya saja pengangkutan sampah yang dilakukan, tetapi juga penyediaan kendaraan toilet dan air bersih kami lakukan,” kata Aditya. (ant)













