– Dokter kecantikan Reza Gladys dan suaminya, Attaubah Mufid akhirnya secara perdana menghadiri persidangan kasus dugaan pemerasan, ancaman, dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan terdakwa Nikita Mirzani, Kamis (24/7/2025).
Meskipun pelapor, kedatangan Reza Gladys dan Attaubah Mufid ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kali ini bertindak sebagai saksi.
Kasus dugaan pemerasan dengan terdakwa Nikita Mirzani masih terus berjalan.
Pemerasan adalah tindakan memaksa seseorang untuk memberikan sesuatu (uang, barang, atau jasa) dengan cara mengancam, baik secara fisik maupun non-fisik, atau dengan menyalahgunakan posisi atau kekuasaan.
Nikita dilaporkan oleh Reza sejak Desember 2024 lalu dengan dugaan pemerasan senilai Rp4 miliar.
Uang itu diberikan Reza kepada Nikita setelah aktris tersebut memberikan ulasan buruk terhadap produk perawatan kulit milik dokter itu.
Selama ini selalu mangkir dari persidangan, Reza akhirnya datang pertama kali memenuhi undangan.
Ketika ditanya tentang kesiapan, wanita yang juga berprofesi sebagai pengusaha ini mengaku tidak memiliki persiapan khusus.
Menurutnya, dia harus datang kali ini karena menerima undangan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).
“Harus dong!,” jawab Reza tegas, dikutip dari YouTube Cumicumi.
Suara Reza terdengar lebih keras ketika ditanya tentang kedatangannya.
“Kan sudah ada panggilan, sudah ada undangan, baru datang. Kalau tidak ada undangan kenapa datang?” candanya.
Mengenai persiapan, Reza menjawab dengan santai.
“Tidak ada persiapan,” katanya.
Sementara suaminya menjawab, “Berdoa saja,” kata Attaubah Mufid di samping Reza.
Reza dan suaminya kompak mengenakan pakaian berwarna abu-abu.
Setelah menjawab beberapa pertanyaan dari awak media, ia langsung masuk ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Dalam perjalanan kasus ini, publik sempat menyoroti ketidakhadiran Reza Gladys dalam sejumlah agenda persidangan.
Ketidakhadiran tersebut memicu opini liar bahwa Reza menghindar atau enggan menghadapi proses hukum yang ia mulai sendiri.
Menanggapi berbagai spekulasi tersebut, Reza Gladys akhirnya angkat bicara dan memberikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya, @rezagladys.
Ia menunjukkan secara langsung surat panggilan sebagai saksi dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, yang menjadwalkannya hadir pada Kamis, 24 Juli 2025.
“Untuk orang-orang yang selalu bertanya tentang kehadiran saya di persidangan, dan yang selalu memengaruhi opini bahwa saya tidak hadir,” tulis Reza, dikutip Tribunnews, Selasa (22/7/2025).
Ia menegaskan bahwa Indonesia adalah negara hukum yang memiliki aturan jelas, sehingga kehadiran dalam persidangan harus berdasarkan undangan resmi, bukan datang sembarangan tanpa kepentingan.
“Ini adalah negara hukum yang jelas diatur, bukan sembarangan tanpa kepentingan,” lanjutnya.
Reza juga memberi tahu bahwa kini dirinya telah menerima surat panggilan resmi untuk hadir sebagai saksi dan meminta doa dari publik.
“Dan sekarang sudah mendapatkan undangan untuk menghadiri persidangan sebagai saksi. Mohon doanya,” tambahnya.
Timeline Masalah Nikita Mirzani VS Reza Gladys
- November 2024: Nikita memberikan ulasan negatif mengenai produk perawatan kulit Reza Gladys di TikTok, yang membuat Reza merasa reputasinya tercemar.
- 13 November 2024: Reza mencoba menghubungi asisten Nikita, Mail Syahputra, untuk menyelesaikan masalah, tetapi gagal.
- 14 November 2024: Reza mengaku menerima ancaman dan diminta membayar 5 miliar rupiah agar Nikita berhenti menyebarkan ulasan negatif. Ia kemudian mentransfer 2 miliar rupiah dan menyerahkan 2 miliar rupiah lagi secara tunai (total 4 miliar rupiah).
- Desember 2024: Reza melaporkan dugaan pemerasan, ancaman, dan pencucian uang ini ke Polda Metro Jaya.
- Februari 2025: Nikita dan asistennya, Mail, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pemerasan dan tindak pidana pencucian uang.
- Maret 2025: Nikita ditahan oleh penyidik Polda Metro Jaya atas dugaan pemerasan terhadap Reza Gladys.
- Mei 2025:Nikita menggugat Reza Gladys dengan pelanggaran kontrak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Persidangan langsung diadakan pada 28 Mei 2025.
- Juni 2025: Persidangan pertama kasus pemerasan terhadap Reza Gladys diadakan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
- Juli 2025:Kasus pemerasan Nikita masih berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Nikita kini ditahan di Rutan Pondok Bambu, sementara Mail di Rutan Cipinang.
- 15 Juli 2025: Laporan kejahatan terhadap Reza Gladys justru dicabut dengan alasan ingin fokus pada perkara pidana.
- 17 Juli 2025: Eksepsi Nikita Mirzani dalam perkara pidana pemerasan ditolak oleh hakim.
Profil Singkat Reza Gladys
Reza Gladys adalah dokter kecantikan sekaligus selebgram.
Seorang wanita dengan nama lengkap Reza Gladys Prettyani Sari menikah dengan seorang pria yang juga berprofesi sebagai dokter, Attaubah Mufid.
Dari pernikahan itu, Reza Gladys dan Attaubah Mufid dianugerahi empat orang putri.
Seorang wanita yang lahir 36 tahun lalu di Cianjur telah memiliki enam klinik kecantikan yang diberi nama Glafidsya Medika.
Selain memiliki klinik kecantikan, Reza Gladys juga memiliki berbagai produk perawatan kulit hingga penghilang lemak.
Siapa Attaubah Mufid?
Attaubah Mufid adalah seorang dokter dan pengusaha.
Ia adalah suami dari Reza Gladys, yang juga seorang dokter di bidang yang sama.
Ia dikenal sebagai Direktur PT Glafidsya RMA Group, yang mengelola beberapa bisnis seperti Glafidsya Medika, Glafidsya Slim, Glafidsya Skin, dan Glafidsya Glow.
Selain itu, ia juga menjabat sebagai Komisaris PT Derma Kosmetika International.
Attaubah adalah kakak dari aktor Krisjiana Baharuddin, yang juga suami dari penyanyi dangdut Siti Badriah.
Tokoh Nikita Mirzani dan Kontroversinya
Nikita Mirzani adalah aktris, model, penyanyi, presenter sekaligus pengusaha di Indonesia.
Ia sudah tiga kali menikah, yaitu dengan pria bernama Nasseru, Sajad Ukra, dan juga Dipo Latief.
Sayangnya, ketiga pernikahannya berakhir gagal.
Dari tiga pernikahan itu, Nikita dikaruniai masing-masing satu anak.
Sehingga, ia kini memiliki tiga orang anak dari tiga suami yang berbeda.
Perempuan yang lahir pada 17 Maret 1986 ini cukup kontroversial.
Pada tahun 2010, Nikita pernah mengakui bahwa dia dianiaya oleh Kiki, vokalis grup musik The Potters. Nikita menyebut bahwa dirinya disiram air panas oleh Kiki.
Menurut pengakuan Nikita, ia mengalami luka bakar di bahu belakang sebelah kiri karena tersedak.
Namun, dalam penjelasannya, Kiki bersumpah atas nama Tuhan bahwa dirinya tidak pernah melakukan kekerasan.
Pada tahun 2012, Nikita terlibat dalam kasus penganiayaan terhadap Olivia dan Beverly Sandie.
Ia juga ditahan polisi selama 50 hari sebelum mendapatkan penangguhan penahanan dan diwajibkan melapor.
Pada tahun 2013, ia terlibat perkelahian dengan seorang mahasiswi dari Bandung, Fitri Sri Handayani.
Keduanya terlibat dalam perkelahian pada dini hari Sabtu, 27 Juli 2013.
Akibatnya, keduanya yang sama-sama terluka saling melaporkan kejadian itu kepada pihak berwajib.
Pada tanggal 10 Desember 2015, Nikita ditangkap oleh Bareskrim Mabes Polri di Hotel Kempinski Jakarta bersama satu orang model dan dua orang muncikari dalam operasi penyamaran yang dilakukan oleh kepolisian.
Menurut keterangan polisi, Nikita menjadi korban perdagangan manusia yang dilakukan oleh kedua pialang tersebut.
Penangkapan ini dilakukan oleh polisi berdasarkan pengembangan kasus prostitusi online oleh mucikari Robby Abbas, yang sebelumnya telah ditangkap.
Pada tahun 2019, Nikita berselisih dengan Puput Carolina, seorang koki dan pemilik Hotel Paira Cirebon, karena menurutnya, hotel tersebut penuh dengan kecoak.
Puput marah dan melaporkan Nikita ke Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada 22 April 2019.
Selain itu, Nikita pernah dipenjara karena kasus pencemaran nama baik terhadap Dito Mahendra pada Mei 2022.
Saat itu, dia ditahan selama 20 hari dan dibebaskan setelah Dito selalu tidak hadir dalam persidangan.
Baru-baru ini, dia ditahan karena kasus pencemaran, ancaman, dan pencucian uang terhadap Reza Gladys.
Hingga kini, Nikita masih mendekam di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Selatan.
(/ Salma/ Rinanda/ Gabriella)













